Lemah sekali ya posisi nasabah di hapadan bank. Bila telat membayar tagihan (kartu kredit) sehari saja, bank segera menjatuhkan denda plus bunga harian. Tapi bila bank yang salah (mendebit saldo tabungan, padahal nasabah tidak punya utang), nasabah harus mengajukan komplain offline –datang ke bank, mengisi formulir, ngantre–, dan baru mendapatkan kembali uangnya yang sempat ditilep [...]
Arsip Bulan: September 2008
Insiden Zakat & Budaya Antre
Senin kemarin (15/09/2008), bertepatan dengan 15 Ramadhan 1429 H, kembali terjadi tragedi memilukan yang menimpa kaum miskin. Kali ini di Pasuruan, Jawa Timur, 21 orang meninggal dunia dalam antrean pembagian (uang) zakat. Penyebabnya jelas: apalagi kalau bukan berdesak-desakan, saling dorong, kurang oksigen, pingsan, dan terinjak-injak? Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Aku nggak ingin ikut-ikutan mencari [...]
Mengurus Air
Sudah tiga hari ini, air ledeng dari PDAM (atau sekarang namanya sudah berubah jadi PAM ya?) nggak ngalir ke Antapani. Padahal Antapani adalah wilayah niaga kedua di Kota Bandung setelah Margahayu (cmiiw). Selain aktivitas bisnis yang berjalan 24 jam di sini (ada tukang roti bakar Dwilingga, klinik dan apotek yang beroperasi 24 jam), penduduk Antapani [...]
Ngantuk
Hari ini aku capek banget. Ngantuk. Mata merah dan pedes. Tapi kok nggak bisa tidur? Bukan gara-gara sibuk taraweh atau tadarus Al-Quran. Tapi karena blog ini! Gara-gara ngoprek CSS dan PHP theme WordPress, aku jadi nggak bisa tidur. Padahal gawean masih banyak. Deadline nulis di tabloid untuk edisi lebaran, yang harusnya sudah masuk paling lambat [...]
Jumpa Lagi!
Wah, akhirnya aku punya blog lagi setelah domain opini.net nggak diperpanjang sejak expired beberapa bulan lalu (tanggal tepatnya lupa!). Oh ya, ke:la:kar (mudah-mudahan cara nulisnya nggak akan berubah lagi nih, heheheh) adalah blog ketiga milikku setelah imansyah.net (masih ada nggak ya domainnya?) dan opini.net. Dua-duanya sudah almarhumain (bentuk mutsanna [dua] dari almarhum, cmiiw).
Di blog ini [...]